Follow me!!

Sunday, 1 February 2015

AKU PINTAR (PART I)

Gak terasa ya, time flies so fast. Meski tahun 2014 lalu aku udah berniat untuk lebih aktif nulis di blog, tapi apa daya semua tulisan itu cuma berakhir di bagian draft aja u,u.  Bahkan waktu tahun baru yang lalu aku udah bikin semacam tulisan mengenai resolusi-resolusi untuk 12 bulan kedepan. Sayangnya tulisan itu juga bernasib sama dengan tulisan-tulisan lain, terbengkalai karena lupa atau males ngelanjutin.  To cover it up, aku sekarang mau berbagi cerita tentang kegiatanku di akhir pekan penghujung Januari lalu, tepatnya tanggal 24-25 Januari. 

aku pintar ifl malang

Jadi ceritanya sejak November 2014 yang lalu, aku resmi tergabung di sebuah organisasi pemuda yang fokus bergerak di bidang-bidang sosial, yaitu IFL atau Indonesian Future Leaders Chapter Malang. Salah satu kegiatan utama IFL ini adalah menyelenggarakan proyek-proyek sosial, dan aku menjadi panitia di salah satu proyek yang bernama ‘Aku Pintar’. Proyek ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada anak-anak usia SD di daerah Malang Raya yang kurang maju. Acara Aku Pintar ini dilaksanakan selama dua hari. Di hari pertama lebih difokuskan untuk pemberian materi, sedangakan di hari kedua mereka kami ajak untuk cerdas cermat dan jalan-jalan ke Coban Siuk.

Kali ini kami Desa Taji yang terletak di Kab. Malang untuk kami kunjungi. Desa yang lumayan ‘terpinggir’ serta susah dijangkau. Infrastrukturnya juga sangat jauh berbeda dengan Kota Malang yang sekarang disesaki pusat perbelanjaan, cafĂ©, dan tempat nongkrong. Sebenarnya di Desa Taji, ada dua sekolah yaitu SD Taji 1, yang letaknya sangat dekat dengan Kantor Kepala Desa tempat kami menginap, serta SD 2 Taji yang sengaja kami pilih karena letaknya lebih terpinggirkan dan tidak banyak fasilitas pendukung untuk para siswa.

sd negeri 2 taji

Hari Pertama
Setelah melewati perjalanan yang lumayan dari Malang Kota dan unpack barang-barang di Kantor Desa Taji, kami harus langsung melanjutkan perjalanan ke SD 2 Taji dengan naik pick-up atau sepeda motor. Tapi sebelum itu, kami sempat dikagetkan oleh anak-anak SD yang berbondong-bondong bawa clurit… iya clurit beneran! Ternyata mereka anak-anak SD 1 Taji yang mau kerja bakti di sekolah! Ha..Ha…Ha…!! Gak umum kan? Tapi jujur agak nyeremin juga sih ngelihat anak umur sekitar 7-12 tahun bawa clurit tangannya ke sekolah.
Perjalanan pertama menuju ke SD 2 Taji lumayan menegangkan, karena jalannya yang berbelok-belok dan lebarnya yang mungkin cuma cukup untuk 1 kendaraan roda empat atau lebih sedikit. Selain itu, duduk di belakang pick-up dengan view jurang di depan mata  serta sempat papasan dengan pick up lain juga bikin tambah dag-dig-dug gak karuan.
Sampai di sekolahnya, kami disambut dengan sangat amat antusias. Belum juga turun dari pick up semua anak berebutan untuk salim (cium tangan). Hiks, jadi terharu :’) Turun dari pick up, kami langsung menyiapkan alat dan perlengkapan acara. Sempet bingung juga karena mic-mic yang aku bawa gak bisa dipakai sama sekali. Tapi akhirnya ada salah satu yang bisa dipakai and the show goes on!

Agenda pertama adalah senam pagi. Tapi karena ada kesulitan teknis, acara senam diganti goyang morena dan dumang (LOL). Dan lucunya semua anak di sana fasihh banget memperagakan goyang morena yang bahkan gak semua panitia tahu!
Sehabis senam goyang, ada Pak Kepala Sekolah sempat memberikan kata-kata sambutan yang bikin hati trenyuh. Beliau bilang guru-guru di situ gak setiap  hari datang, jadi para murid  kadang harus puas dengan belajar sendiri di rumah. Beliau sendiri juga baru datang sekitar 1,5 tahun yang lalu itupun dalam beberapa waktu ke depan beliau harus dimutasi :’(

puisi faforit yang bahkan aku masih ingat bait pertamanya :D

Ketika aku nyiapin barang-barang, aku sempat ngelihat keadaan kelasnya, and look what I’ve found! My favourite poetry when I was in elementary. Bahkan aku sempet bikin lagu dari puisi ini. Ha..Ha…Ha…!! Di ruangan bagian lain, ada beberapa rak yang isinya buku-buku pelajaran, mungkin itu ‘perpustakaan’ mereka. Dan ada hal yang lebih mengenaskan, buku-buku paket itu SAMA DENGAN BUKU PAKET WAKTU AKU SD!!  Buku pelajaran yang sama seperti 10 tahun yang lalu. Yang artinya mereka tertinggal 10 tahun lamanya. Bayangkan, ini masih di P. Jawa, di daerah MALANG coba bayangkan keadaan di pulau lain yang lebih jauh dari pusat pemerintahan??

Acara utama diisi oleh pemberian materi Cinta Indonesia dan Bahasa Inggris oleh UMengajar, serta  materi Lingkungan oleh MyG dan Malang Berkebun. Selain itu, ada juga pemberian sumbangan buku, alat tulis, dan berbagai bantuan lain dari SD Kauman 1 Kota Malang. Alhamdulliah semua acara berjalan lumayan lancar, walau sempat ada satu anak yang nangis karena dituduh nyuri bola hadiah yang mau dipakai besok. Anak itu juga sempat hampir dikeroyok teman-temannya, untung sempat dicegah sama panitia >.< Alhasil, anak itu langsung cabut sebelum acara selesai.

No comments :

Post a Comment

write your comment here :D